Minggu, 31 Mei 2020

PANCASILA PEMERSATU NEGERIKU || The FOUNDING FATHER || DR. Ir. H Soekarno


Senang hati membahas Konten pada kesempatan ini karena bertepatan dengan Hari kelahiran Pancasila 1 juni 1945 yang tepat kita peringati hari ini, sedikit kita bisa mengulik lagi terkait juga sosok dibalik penyusunan ASAS dan Ideologi Republik Indonesia dan Orang-Orang hebat yang terlibat di dalam pembentukan DASAR NEGARA ini yaa The Faunding Father Julukan untuk tokoh yang memperjuangkan kemerdekaan bangsa indonesia, sebenarnya dari kemarin saya mempersiapkan terkait Tokoh  Influential Sangat berpengaruh di Negeri Tercinta ini, hingga karena Gagasannya kita bisa Hidup di tanah air ini dengan aman, damai walaupun sampai saat ini kita dilanda berbagai macam problem hidup tapi itulah tantangan di era sekarang Untuk Generasi Muda seperti kita, Kita hargai Perjuangan mereka walaupun dari sedikit karya,  itu lah harapan sebenarnya dari tokoh, orang tua, keluarga, Tuhan Yang Esa Allah subahana Wata'allah bahwa sebaik baiknya kita manusia adalah orang yang berguna untuk orang lain, bangsa dan negara.



BUNG KARNO DAN HARI LAHIR PANCASILA

Baru sejak di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Pancasila diperingati secara khusus mulai dari tahun 2017 Setiap tanggal 1 Juni Hari Kelahiran Pancasila dirayakan dan menjadi hari libur nasional. 

Kebijakan ini adalah ruang tersendiri untuk menggaungkan kembali spirit luhur nilai-nilai Pancasila kepada setiap warga bangsa Indonesia.

Di hari lahirnya Pancasila, masyarakat diingatkan bahwa sebagai bangsa yang sangat besar akan kemajemukannya, kita dapat bersatu persis karena jaminan Pancasila. 

Maka, perlulah kita melihat kembali sejarah lahirnya Pancasila untuk menyegarkan dan memperkuat memori kolektif kita terhadap Pancasila sebagai dasar bangsa-negara. 

Dan kembali ke momen sejarah lahirnya Pancasila jelas tak terpisahkan dari peran Bung Karno.

Di dalam sidang BPUPKI 29 Mei–1 Juni 1945, ketua sidang KRT Radjiman Wediodiningrat mengajukan pertanyaan pokok: 
“Negara Indonesia yang akan kita bentuk itu apa dasarnya?” 

Beberapa tokoh memberikan pandangan mereka, tetapi baru pada pandangan Bung Karno pertanyaan mengenai dasar negara menemukan jawabannya. 

Bung Karno menguraikan pemikirannya dalam sebuah pidato yang sangat legendaris persis pada tanggal 1 Juni 1945. 

Bagi Bung Karno, dasar negara yang diminta oleh ketua sidang, sebenarnya bukan tentang sistem tata kenegaraan atau sistem perpolitikan. 
Namun, bagi Bung Karno adalah suatu rumusan umum yang sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia sebagai pondasi atau titik landasan yang menyediakan pandangan dasar hidup bangsa dan negara Indonesia merdeka.

Layaknya sebuah bangunan yang hanya mampu berdiri di atas dasar yang kokoh, maka Indonesia merdeka juga memerlukan pondasi. 
Pondasi itu bagi Bung Karno adalah jiwa sedalam-dalamnya yang di atasnya didirikan gedung Indonesia merdeka. 

Dan pondasi itu adalah Pancasila yang digali oleh Bung Karno dari nilai-nilai kearifan bumi Nusantara.

Meski rumusan Pancasila yang diajukan Bung Karno mengalami penyempurnaan pada sidang kedua BPUPKI 10 Juli 1945, secara mendasar Pancasila yang bersumber dari wawasan adab Nusantara sungguh sesuai dengan kondisi kemajemukan masyarakat kita dan tepat diletakkan sebagai acuan dan pegangan praktik hidup baik dalam tingkat masyarakat akar rumput maupun dalam proses pengambilan kebijakan publik oleh lembaga-lembaga negara. 

Dengan kata lain, sebagai pondasi artinya bahwa Pancasila adalah jiwa yang memuat makna-makna moral yang meresapi dan mengarahkan pandangan hidup bangsa Indonesia pada dimensi ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi dan keadilan sosial.

Terkait Rumusan dan isi gagasan yang dipaparkan Ir.Soekarno Bahwa fungsi dan kedudukan pancasila bagi negara kesatuan republik indonesia adalah:

1.Pancasila sebagai Jiwa Bangsa Indonesia. Sebagai nilai nilai kehidupan dalam masyarakat bangsa Indonesia melalui penjabaran instrumental sebagai acuan hidup yang merupakan cita-cita yang ingin dicapai serta sesuai dengan nafas jiwa bangsa Indonesia dan karena Pancasila lahir bersama dengan lahirnya bangsa Indonesia

2.Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa Indonesia. Merupakan bentuk peran dalam menunjukan adanya kepribadian bangsa Indonesia yang dapat di bedakan dengan bangsa lain, yaitu sikap mental, tingkah laku, dan amal perbuatan bangsa Indonesia

3.Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia. Merupakan kristalisasi pengalaman hidup dalam sejarah bangsa Indonesia yang telah membentuk sikap, watak, perilaku, tata nilai norma, dan etika yang telah melahirkan pandangan hidup

4.Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Untuk mengatur tatanan kehidupan bangsa Indonesia dan negara Indonesia, yang mengatur semua pelaksanaan sistem ketatanegaraan Indonesia sesuai Pancasila

5.Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum bagi negara Republik Indonesia, Semua Tindakan kekuasaan dalam masyarakat harus berlandaskan hukum

6.Pancasila sebagai perjanjian luhur bangsa Indonesia pada waktu mendirikan negara. Karena pada waktu mendirikan negara Pancasila adalah perjanjian luhur yang disepakati oleh para pendiri negara untuk dilaksanakan, pelihara, dan dilestarikan

7.Pancasila sebagai cita-cita dan tujuan bangsa indonesia. Dalam Pancasila mengandung cita-cita dan tujuan negara Indonesia yang menjadikan Pancasila sebagai patokan atau landasan pemersatu bangsa


Apakah dengan itu semua, Pancasila adalah omongan besar tanpa faedah bagi kita? 

Satu hal penting mendasar dari Pancasila yang mampu mempersatukan keberagaman masyarakat Indonesia adalah bahwa setiap warga bangsa Indonesia dari latar belakang suku bangsa dan agama mana pun, memiliki kesetaraan hak dan kewajiban yang dilindungi oleh negara. 

Tidak ada sesuatu yang khusus bagi golongan masyarakat apa pun, bahkan masyarakat mayoritas, bahkan dalam banyak hal realitasnya tidaklah demikian. 

Kesetaraan di antara masing-masing warga bangsa inilah pokok yang menjamin setiap warga bangsa Indonesia selalu mau mengikatkan diri dan bergabung dengan himpunan bangsa Indonesia. 

Dan itulah faedah yang dihasilkan Pancasila yang tidak saja patut kita syukuri, melainkan selalu kita pahami selama kita mengaku diri sebagai bangsa Indonesia.

Menelisik sejarah lahirnya Pancasila tak terbantahkan menyatu dengan Bung Karno sebagai penggagas sekaligus penggali Pancasila. 

Pancasila adalah penemuan ideologi cerdas yang tak tergantikan. Sudah layak dan sepantasnya, Pancasila yang sedemikian mendasar dan vital bagi kehidupan negara-bangsa Indonesia diperingati khusus pada hari kelahirannya.

Merdeka Indonesiaku....

Gio 10.47 am 1 Juni 2020 

beberapa Sumber : Kompas.com
                                    Tribun news






Tidak ada komentar:

SAFETY OF LIFE AT SEA SOLAS CHAPTER III-PART B || RESCUE BOAT REQUIREMENTS

Oke Baik Ada Yang Tau Fungsi dari Drill , Right to Help Peopel Understand and More Expert  yang artinya mengerti dan melatih kesiapan, Kesia...